Translate

Monday, August 24, 2015

HARTA KARUN SUKARNO ?

Berita usang tentang harta karun Sukarno ini seperti tak lekang dimakan jaman.Pada pemburu harta ini sepertinya tak kenal menyerah dan semakin banyak serial waktu nya.Entah di dorong keinginan menjadi kaya mendadak atau keinginan berjasa kepada negara atau mungkin malah berkeinginan dijadikan salah satu pejabat di negeri yang gemah ripah loh jinawi ini para pemburu harta itu tidak berpikir panjang lagi meskipun dia harus mengeluarkan yang dari kocek sendiri ratusan juta rupiah.

Di Jember Jawa Timur seorang PNS yang hampir memasuki masa pensiun mengaku telah mencari harta karun ini sejak belasan atau malah puluhan (diatas 20th) dan sudah mengeluarkan yang tidak lagi bisa di ingatnya karena sering kali tim nya datang untuk minta dana yang akan dikeluarkan untuk operasional pencarian dan penganggakatan harta dari alam ghaib.Tim pencari harta ini beranggotakan tidak lebih dari 10 orang yang rata-rata berpendidikan smp dan sma hanya PNS ini yg berpendidikan sarjana,anggota tim ini dari berbagai profesi dari mulai petani,kyai,pensiunan salah satu BUMN dan PNS aktif.Dana terbesar terakhir sejumlah 24jt dikeluarkannya untuk membeli ayam hitam legam (baca : ayam cemani) di daerah bojonegoro untuk ritual penganggakat an harta di Jember yang dikabarkan oleh "kyai" nya berpeti peti dan bertumpuk seperti gunung dengan total berat 57.000 ton."ayam itu untuk persembahan mas,yang jaga emas itu berupa kadal raksasa sebesar gunung dan minta disediakan ayam cemani,bunga 7 rupa,dupa 9 dewa,tumpeng,telur ayam,jenang (bubur) merah dan putih masing-masing 7 piring,jajan pasar dan mahar, Tapi memang belum beruntung mas sesajennya ditolak karena ayamnya kurang kuat.”katanya saat saya wawancara

Ada lagi cerita 
Soekarno ternyata memiliki harta karun yang luar biasa. Presiden pertama RI yang ngetop disapa Bung Karno ini memiliki uang Rp 1.700 triliun. Dana tersebut disebut-sebut adalah sisa anggaran revolusi Indonesia.
Harta karun berupa, uang dan emas batangan itu kini tersimpan bunker milik Bank Swiss atau Union Bank of Switzerland (UBS). Hebohnya, harta karun milik Bung Karno itu kembali terkauk dalam laporan khusus koran Austria Kronen Zeitung edisi 17 dan 19 Desember 2012.
Dalam artikel soal harta Soekarno tersebut, ada seorang mediator bernama Gustav Jobstmann yang mengklaim dapat membantu mendapatkan harta karun tersebut.
Menurut Jobstmann, ada harta Soekarno senilai US$180 miliar dan emas batangan atau setara dengan Rp 1.700 triliun yang tersimpan di sebuah bunker di Union Bank of Switzerland (UBS). Dia memiliki dokumen-dokumen pendukung soal harta tersebut.
Jobstmann bahkan menyebutkan sudah mengontak salah seorang keluarga Sukarno, Seno Edy Sukanto. Pihaknya berjanji bisa mendapatkan harta itu asal keluarga Soekarno bersedia menginvestasikan semua hartanya di Austria.
Dalam edisi online berbahasa Jerman, sang penulis artikel koran tersebut, Klaus Loibnegger, mengatakan bila perkataan Jobstmann itu benar, maka bisa mendatangkan angin surga bagi warga Austria. Negara tersebut memang sedang membutuhkan banyak investasi. Tambahan US$ 180 miliar tentu sangat dinanti.
Seperti diketahui, koran Kronen Zeitung termasuk salah satu koran tertua di Austria. Mereka terbit sejak 2 Januari 1900. Sementara Dubes RI di Swiss, Djoko Susilo menyatakan, pengakuan orang yang bisa membantu mendapatkan harta Bung Karno di Swiss bukan kali ini saja. Selama dia menjabat, sedikitnya ada tiga atau empat kali isu itu merebak.
“Yang beredar itu biasanya begini, mediator itu biasanya akan minta fee minta apa-apa, ada uang US$ 500 juta, potensi nanti dia akan keluar Rp 1 miliar dan Rp 2 miliar, itu kan enteng saja karena dijanjikan dapat triliunan. Itu adalah penipuan,” ungkapnya, kemarin.
Djoko menegaskan, pihaknya sudah mengklarifikasi ke pihak bank USB soal harta itu. Mereka menegaskan, kabar itu bohong. Tak pernah ada harta Bung Karno sebesar yang diisukan. “Dipastikan tidak ada,” tegas politisi PAN ini.
Jika harta karun Bung Karno itu bisa dicairkan secara otomatis keluarga atau keturunannya seperti Ketua Umum PDIP Megawati, Guntur, Guruh dan Puan Maharani bakal kaya mendadak. Bahkan, keluarga proklamator RI ini bisa menjadi orang terkaya sedunia.
Karena data dari Majalah Ekonomi Forbes pada 2012 orang terkaya di dunia yakni Carlos Slim Helu dari Meksiko hanya memiliki uang Rp 628 triliun. Kisah harta karun Bung Karno memang bukan cerita baru.
Pada awal 2012, seorang bernama Suparman mengaku mendapat wangsit untuk mencairkan harta karun Soekarno. Ia akhirnya ditangkap polisi karena menggadaikan mobil rental di Surabaya, Jawa Timur.
Suparman kehabisan uang untuk modal memburu harta karun peninggalan Soekarno. Tapi tak jelas kebenarannya. Sama seperti para pemburu harta karun Soekarno yang lain. Konon dana revolusi itu disimpan dalam bentuk-bentuk batangan emas bernilai triliunan rupiah. Sebagian lagi menyebut uang itu disimpan dalam rekening di bank Swiss.
Sejarawan Asvi Warman Adam pernah melakukan penelitian. Hasilnya, kalau harta itu tidak ada. Karena pada tahun 1960an, ada program pembangunan patung Antariksa yang sekarang dikenal sebagai patung Pancoran. Saat itu Edhi Sunarso yang memimpin proyek mengeluhkan kekurangan dana pada Soekarno.
Saat itu pula Soekarno menyuruh Sunarso menjualkan mobilnya untuk biaya pengerjaan patung tersebut. “Dengan contoh ini kita bisa mengambil kesimpulan, kalau Soekarno punya uang, kalau Soekarno punya uang buat apa dia menjual mobilnya segala. Cukup ambil saja dari emas itu,” terang Asvi.(YKO)Desas-desus mengenai harta karun, selalu membius. Yang sering mengundang debat, adalah peninggalan Presiden RI pertama, Bung Karno, yang konon tersimpan sejak jaman kemerdekaan, entah dimana. Sejumlah orang pun mengaku berhasil menemukan harta harun itu. Namun hingga kini, tidak ada yang nyata membuktikannya.

Tahun 80-an lalu, misalnya, masyarakat dihebohkan dengan kabar adanya dana revolusi senilai 450 juta dollar Amerika Serikat. Harta tersebut tersimpan di sebuah bank terkemuka di Swiss atas nama Presiden Soekarno. Simpanan yang nilainya hampir mencapai 3,9 trilyun rupiah itu, sempat menarik minat sejumlah menteri pada masa pemerintahan Soeharto. Setelah menjadi polemik cukup lama, kabar itu pun hilang dengan sendirinya.

Kemudian, pada akhir Agustus 2 tahun yang lalu , seorang wanita paruh baya, Lilik Sudarti, menggelar jumpa pers di sebuah hotel berbintang. Menurut pengakuannya, dirinya menyimpan dokumen yang menyebutkan, bangsa Indonesia memiliki simpanan pada 21 bank terkemuka di dunia. Jumlahnya tidak tanggung-tanggung. 250 milyar dollar Amerika Serikat. Jika dirupiahkan nilainya mencapai 2 ribu 2 ratus trilyun. Dokumen itu pun sempat dicek keasliannya. Seperti yang lainnya, tak terdengar lagi kabar dari Lilik Sudarti, yang menghilang entah kemana.

Bahkan pernah masyarakat kembali dihebohkan dengan tersiarnya kabar, di bawah prasasti Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, tersimpan harta karun yang luar biasa banyaknya. Pemerintah pun sempat termakan isu berbau klenik soal harta karun itu. Karena mengundang protes dimana-mana, akhirnya penggalian dihentikan tanpa sempat menemukan harta yang disebut-sebut.

Kisah penemuan harta karun Bung Karno tidak hanya berakhir disini.

Seorang pria, Soenuso Goroyo Soekarno, mengaku memiliki harta warisan Bung Karno untuk negara Indonesia. Pria kelahiran Yogyakarta, 45 tahun lalu itu, bahkan menyebut dirinya sebagai Satrio Piningit.

Alkisah , tahun 2000 lalu adalah awal mula ia menemukan harta karun ini. Berupa lantakan emas murni 24 karat bergambar foto Bung Karno, berikut sertifikat yang menunjukkan keasliannya. Jumlahnya kini telah terkumpul sebanyak 2 peti. Dan menurut Goroyo, masih tersimpan ribuan ton lantakan emas yang hanya diketahui persis olehnya. Selain lantakan emas, ada pula platinum atau emas putih, yang harganya dua kali lipat emas murni.

Tak hanya itu, beberapa sertifikat deposito dan obligasi bergaransi berikut dokumen atas nama Mr. Soekarno, ada di tangannya. Angka-angka yang tertera dalam sertifikat dan obligasi tersebut, sangat fantastis. Mulai dari 172 milyar US dollar, 265 milyar US dollar , hingga 870 juta US dollar.
Penemuannya yang lain, berupa mata uang Brazil atau disebut-sebut uang U-B-C-N, dengan nilai nominal bervariasi. Tidak hanya itu, Goroyo bahkan mengaku menemukan berlian dan batu permata merah delima serta sejumlah uang emas dinar.

Berbagai upaya telah dilakukan Goroyo untuk melaporkan temuannya itu kepada pemerintah, baik secara tertulis maupun melalui berbagai media massa. Namun Goroyo kecewa, upaya melaporkan harta penemuannya itu, yang sudah ia lakukan sejak tahun 2000, hingga kini belum mendapat tanggapan. Bisa jadi keengganan pihak pemerintah untuk menindaklanjutinya, karena pengakuan semacam ini biasanya palsu adanya.

Goroyo tampaknya begitu yakin bahwa sebenarnya masih banyak hartatersimpan di tempat yang tersembunyi, di darat maupun di laut. Namun, karena telah puluhan tahun tertanam, harta itu ada yang menguasai, yaitu mahluk gaib. Maka, hanya orang-orang yang memiliki ilmu atau sakti, yang mampu mengangkat kembali harta terpendam itu.

Terlepas dari benar atau tidak, percaya atau tidak percaya, puluhan orang dari berbagai kalangan, telah datang berkunjung ke rumah Goroyo untuk melihat langsung hasil penemuannya itu. Satu lagi bukti, isu harta terpendam memang selalu menarik minat.

Apa yang Goroyo hadirkan ini bisa jadi juga bukan penutup kisah mengenai harta misterius Si Bung. Tidak menutup kemungkinan, akan muncul Goroyo lain yang mengaku menemukan segudang harta. Bagaimanapun klaim mengenai penemuan harta karun semacam ini, sepatutnya segera disikapi dengan bijak. Agar masyarakat tak lagi terjebak oleh buaian mimpi dengan berbagai kisah ala Alibaba.

Apakah berakhir sampai sini. ? Belum 

Emas Milik Soekarno Bernilai Miliaran Dolar !!


HARTA karun peninggalan mantan presiden Soekarno selama ini masih misteri, bahkan tak sedikit yang meragukannya. Kasus kegagalan pencarian harta peniggalan Prabu Siliwangi di Istana Batutulis beberapa waktu lalu, sepertinya memupus harapan orang untuk memercayai hal-hal yang sulit dibuktikan kebenarannya.

Namun lelaki yang menyebut diri satria piningit bernama Soenuso Goroyo Soekarno mengaku dapat mengangkat peninggalan Presiden Pertama RI itu. Bentuknya berupa ratusan keping emas lantakan, platinum, sertifikat deposito obligasi garansi, dan lain-lain. ”Ini baru sampel dan silakan mengecek kebenarannya. Jika bohong, saya siap digantung,” katanya, Jumat kemarin, kepada pers.
Mantan anggota TNI yang dahulu bernama Suwito itu sengaja mengundang wartawan di rumahnya, Perumahan Cileungsi Hijau, daerah perbatasan Bogor-Bekasi, untuk menyaksikan temuannya. Di rumahnya yang cukup megah disiapkan hidangan layaknya orang hajatan. Maklum, Goroyo, begitu dia biasa disapa, juga mengundang Pangdam Jaya, Kapolda, dan anggota Muspida. Tetapi dari mereka, tak ada pejabat datang.

Kepada tamunya, suami RA Lastika ini memperlihatkan peti besar berisi ratusan keping emas lantakan, masing-masing beratnya 8 ons bergambar Soekarno dan di baliknya ada gambar padi dan kapas. Pada satu sisinya ada tulisan 80 24K 9999. Sementara itu emas putih (platinum) juga berbentuk lantakan berlogo tapal kuda putih bertulisan JM Mathey London. Logam itu dibungkus emas dan bersertifikat emas pula.
Meskipun bersertifikat dan diyakini keasliannya, pada kesempatan itu tidak dihadirkan orang yang mengetahui emas atau pakar yang bisa memastikan asli atau tidak harta benda tersebut.

Peninggalan lain berupa sertifikat deposito bertanggal 16 Agustus 1945 yang dikeluarkan oleh BPUPKI yang menyebut sejumlah harta yang disimpan di suatu tempat. Ada pula sertifikat berbahasa Inggris yang juga disegel dan ditulis di atas lembar kuningan. Sertifikat itu ada yang bertuliskan ”Hibah Substitusi” yang dipercayakan kepada R Edi Tirwata Dinata (108).
Yang terakhir ini, konon karena sudah tua, lantas memberikan kuasa kepada R Anton Hartono untuk mengurus harta benda yang disimpan di Swiss. Bentuknya mikrofilm, dua lembar dokumen, anak kunci boks deposit di JBS, Jenewa, dan dua buah koin. Di dalam sertifikat itu disebutkan, ada dana berjumlah 126,2 miliar dolar AS dan 63,10 miliar dolar AS.

”Insya Allah, jika saya diberi izin, semua harta peninggalan Bung Karno ini bisa membayar utang kita. Saya yakin bisa melaksanakannya,” ungkap Goroyo sembari membantah dirinya paranormal. Dia juga membantah berambisi menjadi presiden atau jabatan politis lain. ”Semua saya lakukan dan beberkan untuk membangun negara kita,” tegasnya.
Menguak Misteri Harta Karun presiden RI Ir Soekarno


Klaim tentang harta peninggalan Presiden RI pertama Soekarno mungkin sudah sering kita dengar. Namun setelah diusut, pengakuan seperti itu hanya omong kosong belaka. Pada bulan Januari 2011, klaim serupa muncul dari daerah Bolaang Mongondow, wilayah Sulawesi Utara. Terdapat seorang kakek yang mengaku mempunyai emas batangan dan surat berharga (obligasi) kekayaan Negara Republik Indonesia. Benda-benda berharga itu, menurut sang kakek, tersimpan di sebuah bank di Swiss.

Nama kakek itu ialah Zakaria Sukaria Pota, yang menurut beliau juga dirinya sekarang sudah berusia 126 tahun. Bagi warga setempat, nama Zakaria Sukaria Pota mengandung arti 'Berubah-ubah Wajah'. untuk membuktikan klaimnya kakek Zakaria menunjukkan pedang serta pisau terbuat dari emas dan empat buah emas batangan. Diperlihatkan juga tongkat komando, yang oleh kakek Zakaria, diakui milik almarhum Presiden Soekarno.
Tak hanya itu, Kakek Zakaria mengklaim memiliki obligasi yang distempel Garuda dengan tinta emas. Adapun nilainya menurut Mr, Zakaria, mencapai triliunan rupiah. Obligasi itu sudah siap dicairkan di sebuah Bank Internasional.
Surat berharga itu tersimpan di dalam pedang panjang yang panjangnya dua meter dan terbuat dari emas. Zakaria sukaria Pota mengaku mendapat kuasa langsung Sang Proklamator untuk mencairkan uang tersebut di bank di Swiss untuk kemudian supaya langsung diberikan kepada negara.

Kakek Zakaria bersedia menunjukkan benda berharga peninggalan Sukarno yang lain berupa batangan-batangan logam mulia, emas dan senjata. Kesemua harta karun itu asal muasalnya adalah peninggalan Jepang. Zakaria pernah tinggal di Istana zaman presiden Soekarno masih memimpin negeri ini, tuturnya. Benda-benda pribadi peninggalan Bung Karno diantaranya ialah tongkat komando, keris, batangan emas, dan telur, baju panglima Soekarno serta tusuk konde Ibu Fatmawati, istri Presiden Pertama RI Soekarno.

Soekarno Menyembunyikan Harta Karun di 'Swiss'



HARTA karun peninggalan mantan presiden Soekarno selama ini masih misteri, bahkan tak sedikit yang meragukannya. Kasus kegagalan pencarian harta peniggalan Prabu Siliwangi di Istana Batutulis beberapa waktu lalu, sepertinya memupus harapan orang untuk memercayai hal-hal yang sulit dibuktikan kebenarannya.

Namun lelaki yang menyebut diri satria piningit bernama Soenuso Goroyo Soekarno mengaku dapat mengangkat peninggalan Presiden Pertama RI itu. Bentuknya berupa ratusan keping emas lantakan, platinum, sertifikat deposito obligasi garansi, dan lain-lain. ''Ini baru sampel dan silakan mengecek kebenarannya. Jika bohong, saya siap digantung,'' katanya, Jumat kemarin, kepada pers.
Soekarno-Soeharto. Public Domain
Mantan anggota TNI yang dahulu bernama Suwito itu sengaja mengundang wartawan di rumahnya, Perumahan Cileungsi Hijau, daerah perbatasan Bogor-Bekasi, untuk menyaksikan temuannya. Di rumahnya yang cukup megah disiapkan hidangan layaknya orang hajatan. Maklum, Goroyo, begitu dia biasa disapa, juga mengundang Pangdam Jaya, Kapolda, dan anggota Muspida. Tetapi dari mereka, tak ada pejabat datang.

Kepada tamunya, suami RA Lastika ini memperlihatkan peti besar berisi ratusan keping emas lantakan, masing-masing beratnya 8 ons bergambar Soekarno dan di baliknya ada gambar padi dan kapas. Pada satu sisinya ada tulisan 80 24K 9999. Sementara itu emas putih (platinum) juga berbentuk lantakan berlogo tapal kuda putih bertulisan JM Mathey London. Logam itu dibungkus emas dan bersertifikat emas pula.

Meskipun bersertifikat dan diyakini keasliannya, pada kesempatan itu tidak dihadirkan orang yang mengetahui emas atau pakar yang bisa memastikan asli atau tidak harta benda tersebut.
Memberi Kuasa
Peninggalan lain berupa sertifikat deposito bertanggal 16 Agustus 1945 yang dikeluarkan oleh BPUPKI yang menyebut sejumlah harta yang disimpan di suatu tempat. Ada pula sertifikat berbahasa Inggris yang juga disegel dan ditulis di atas lembar kuningan. Sertifikat itu ada yang bertuliskan ''Hibah Substitusi'' yang dipercayakan kepada R Edi Tirwata Dinata (108).

Yang terakhir ini, konon karena sudah tua, lantas memberikan kuasa kepada R Anton Hartono untuk mengurus harta benda yang disimpan di Swiss. Bentuknya mikrofilm, dua lembar dokumen, anak kunci boks deposit di JBS, Jenewa, dan dua buah koin. Di dalam sertifikat itu disebutkan, ada dana berjumlah 126,2 miliar dolar AS dan 63,10 miliar dolar AS.

''Insya Allah, jika saya diberi izin, semua harta peninggalan Bung Karno ini bisa membayar utang kita. Saya yakin bisa melaksanakannya,'' ungkap Goroyo sembari membantah dirinya paranormal. Dia juga membantah berambisi menjadi presiden atau jabatan politis lain. ''Semua saya lakukan dan beberkan untuk membangun negara kita,'' tegasnya. 

Saat mendekati rumahnya, di pintu gerbang perumahan dan di depan rumahnya terpampang spanduk putih bertulisan merah, ''Satrio Piningit Soenuso Goroyo Soekarno sang Juru Selamat Telah Hadir di Bumi Indonesia.'' 

Namun wartawan yang datang sejak pukul 11.00, baru diterima seusai shalat jumat. Goroyo mengenakan stelan jas putih, sepatu putih, mirip yang dikenakan Presiden Soekarno.

Di ruang tamunya juga dipajang foto dirinya bersama seorang jenderal. Ada pula yang memperlihatkan saat dirinya menjadi anggota Batalyon Arhanud SE 10/Kodam Jaya. Namun, dia enggan membeberkan latar belakang jati dirinya. ''Saya ini orang susah. Jadi tentara pangkatnya juga di sini (memegang lengannya). Jika saya pakai pakaian seperti ini, hanya model. Kebetulan saya suka,'' tuturnya.

Proses Pencarian
Goroyo mengemukakan, dia hanya ingin ada saksi dari aparat soal harta temuannya itu. Selanjutnya akan diserahkan kepada Presiden Megawati dan diharapkan bisa melunasi utang luar negeri pemerintah. ''Saya tidak ingin imbalan apa pun termasuk jabatan. Saya hanya butuh pengakuan dan surat kuasa untuk meneruskan pencarian harta ini. Namun tampaknya Kapolda dan Kapolri berhalangan.''
Dia menceritakan proses pencarian harta tersebut. Diawali dari kebiasaannya bertirakat di berbagai tempat, lantas mendapatkan petunjuk. Petunjuk awal adalah sebuah tongkat wasiat yang diyakini tongkat komando milik Presiden Soekarno yang kemudian disimpannya hingga kini.

Selanjutnya, dengan tirakat pula, secara gaib harta benda itu bisa diangkat dari beberapa daerah di Bali, Jawa Tengah, dan Sumatera Selatan. ''Meskipun benda ini kini nyata, tapi awalnya adalah harta gaib. Jadi, mengambilnya juga dengan cara gaib. Saya tidak boleh memilikinya. Saya diperintahkan menyerahkan kepada negara untuk menyelamatkan bangsa,'' paparnya.

Ketika disinggung, kenapa justru membeberkan kepada wartawan, bukan langsung menyerahkan kepada pemerintah, Goroyo menyatakan dirinya sudah capai berhubungan dengan pejabat. Awalnya dia melapor kepada Presiden Megawati, tapi tidak digubris. Kemudian kepada mantan atasannya, Kol Art Harus Putri Osa, Dan Men Arhanud I Kodam Jaya, ke Mabes TNI, bahkan juga dilaporkan kepada anggota DPR Permadi SH. 

Puan Maharani Soekarno : Tak ada harta Bung Karno Rp 1,74 triliun di Swiss

Baru-baru ini sejumlah media di Austria ramai-ramai memberitakan keberadaan harta milik presiden pertama Indonesia, Soekarno. Dalam pemberitaan itu, Soekarno disebut-sebut memiliki warisan senilai USD 180 juta atau Rp 1,74 triliun yang tersimpan di sebuah bank di Swiss.

Situs surat kabar Austria Krone melaporkan, Rabu (19/12), seorang mediator keuangan bernama Gustav Jobstmann, asal Austria mengaku dapat mencairkan dana itu, asal bisa diinvestasikan di negaranya. Dia mengaku juga dibantu oleh salah satu pewaris harta itu bernama Edy Sukanto.

Terkait pemberitaan tersebut, Puan Maharani yang juga cucu Bung Karno mengaku tidak tahu ada harta milik kakeknya yang disimpan di Swiss. Kalau pun ada yang mengatasnamakan keluarga, belum tentu keturunan dari Soekarno.

"Sepengetahuan yang saya tahu dari ibu saya, Ibu Megawati, bahwa hal itu tidak ada, dan belum bisa dikatakan ada, dan belum terbukti, jadi itu yang bisa saya katakan," ujar Puan Maharani di kantor Presiden, Rabu (26/12).

Tidak hanya soal harta, pihak yang disebut-sebut Jobstmann sebagai salah satu pewaris harta bernama Edy Sukanto juga tidak dikenalnya. Bahkan, dia mengaku tidak pernah mengetahui nama tersebut sejak kecil hingga beranjak dewasa.

"Kami tidak mengenal siapa dia, dan dia tidak masuk dalam keluarga Soekarno, sepengetahuan saya sejak saya lahir sebagai cucu Bung Karno, saya tidak pernah tahu dan mengenal siapa dia," tandasnya.

Soal kabar ini, Puan mengaku tidak ingin menyelidikinya. "Kami enggak mau terlibat, dan kami tidak mau ikut campur dalam urusan tersebut karena memang enggak ada hubungannya dengan keluarga kami," tutupnya.


Harta Karun Bung Karno merupakan misteri yang selalu menarik minat banyak orang, karena masih saja banyak yang yakin bahwa harta karun peninggalan raja-raja jaman dahulu betul-betul diwariskan kepada Presiden Pertama RI alm Soekarno. bagaimana dengan anda? apakah anda juga percaya bahwa Harta Karun Peninggalan Bung Karno itu memang benar nyata ada? tapi bagaimanapun juga ... kisah tentang perburuan harta karun itu masih tetap berlanjut sampai sekarang ...

Itu saja belum cukup,masih ada lagi yang namanya 

"Perjanjian Green Hilton Memorial Agreement" yang ternyata palsu


Wednesday, October 9, 2013

Perjanjian Green Hilton Memorial Agreement adalah Dokumen Palsu - Analisis


Akhir-akhir ini sebuah dokumen yang disebut Green Hilton Memorial Agreement cukup menimbulkan kehebohan di dunia maya. Dokumen misterius ini menyebutkan bahwa Amerika Serikat memiliki hutang 57.000 ton emas kepada Indonesia. Bahkan disebutkan bahwa dokumen inilah yang menyebabkan CIA ikut menggulingkan Presiden Sukarno. Tapi, sebaiknya kita tidak melihat terlalu jauh. Soalnya ada alasan kuat untuk mengatakan bahwa dokumen ini sesungguhnya adalah dokumen palsu. 
 
Di Indonesia, dokumen ini mungkin baru heboh pada tahun 2013 ini. Namun di Amerika, berita ini sudah beredar sejak tahun 2008 lewat situsbibliotecapleyades.net. Ketika sampai ke Indonesia, beritanya dibuat menjadi lebih bombastis. Misalnya, kalimat pembuka dalam sebuah situs beritamemuatnya seperti ini (saya kutip apa adanya):
"Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia." 

Mengenai isi perjanjian tersebut, saya rasa tidak perlu saya posting seluruhnya. Jika kalian ingin mengetahuinya, kalian bisa membaca berita lengkapnya di situs tersebut.
Bagi mereka yang kurang memahami persoalan ekonomi mungkin akan sedikit kebingungan membacanya. Yang bisa saya tangkap, emas sebesar itu dipinjamkan oleh Sukarno kepada Amerika untuk digunakan sebagai cadangan supaya pihak Amerika bisa mencetak uang dolar.
Singkatnya seperti ini:
1. Sukarno memegang kuasa atas emas-emas (yang disebut sebesar 57.000 ton) tersebut.
2. Lalu Sukarno memindahkan emas itu ke Amerika.
3. Sebagai gantinya, pihak Amerika akan memberikan bunga senilai 2,5 persen dari harga emas.
4. Karena Sukarno tumbang, pembayaran bunga tersebut belum pernah dicairkan sampai sekarang dan emas tersebut lenyap dari pantauan radar.
Mungkin beberapa dari kalian akan bertanya mengapa emas itu digunakan untuk mendukung pencetakan uang dolar. Penjelasannya kurang lebih seperti ini:
Pada tahun 1963, sistem keuangan Amerika masih menggunakan "Gold Standard". Artinya untuk setiap dolar yang dicetak, maka harus ada emas yang dicadangkan. Dengan kata lain, jika memiliki tambahan cadangan emas sebanyak 57.000 ton, maka Amerika bisa mencetak uang dolar sebesar nilai emas tersebut.
Amerika Serikat baru menghentikan sistem Gold Standard pada tahun 1971. Dan pada tahun 2013 ini sudah tidak ada negara yang menggunakan sistem semacam itu.
Jadi kita tahu alasannya sekarang. 
Mungkin di antara kalian ada yang penasaran berapa nilai sebenarnya emas sebanyak 57.000 ton itu. Untuk sekedar informasi, nilainya jelas sangat besar. Saya sudah membuat sedikit perhitungan mengenainya yang bisa kalian lihat pada gambar berikut ini. 

Emas sebesar 57.000 ton itu sama dengan 61.685 Trilyun Rupiah. Sebuah jumlah yang sangat besar. Mungkin kita sukar membayangkannya. Sebagai perbandingan, pada September 2013, jumlah hutang luar negeri Indonesia adalah 2.983 Trilyun. Jadi benar seperti yang diisukan selama ini. Harta karun revolusi Sukarno akan mampu melunasi seluruh hutang Indonesia dan bahkan masih memiliki kelebihan untuk memakmurkan rakyat. Itu pun jikalau emas tersebut memang ada.
Tapi baiklah, cukup dengan hitung-hitungan ekonomi. Seperti yang sudah saya katakan di paragraf pembuka, ada alasan untuk menyebut dokumen tersebut sebagai dokumen palsu sehingga saya rasa saya tidak perlu berbicara lebih lanjut soal harta sebesar itu.
Jika mau menelusuri lebih jauh, saya yakin akan menemukan lebih banyak bukti palsunya dokumen ini. Namun saya berhenti ketika telah mendapatkan beberapa yang saya anggap cukup fatal. Nah, ini adalah bukti-bukti yang saya maksud.
Stempel Kepresidenan Amerika Serikat
Salah satu poin mencurigakan dari dokumen ini adalah stempel kepresidenan Amerika Serikat.

Stempel kepresidenan Amerika ada di sebelah kiri. Pada stempel tersebut tertulis United States of America (Bagian atas) dan The President (Bagian bawah). Masalahnya adalah desain semacam ini tidak pernah digunakan sama sekali.
Memang desain stempel presiden Amerika Serikat beberapa kali mengalami perubahan. Tapi tidak pernah ada yang menyerupai stempel pada dokumen Green Hilton Memorial Agreement tersebut.
Berikut adalah stempel kepresidenan Amerika Serikat.

Pada stempel yang asli, di belakang burung Rajawali terdapat 13 gumpalan awan yang tidak terlihat pada stempel dokumen Green Hilton memorial Agreement. 
Desain stempel semacam ini mulai berlaku sejak executive order 10860 tahun 1960. Pada tahun 1963, seharusnya Kennedy juga menggunakan stempel yang sama.
Lalu bagaimana dengan stempel kepresidenan Republik Indonesia?
Stempel Presiden Sukarno pada dokumen tersebut mirip dengan stempel kepresidenan yang didesain tahun 1950. Jadi saya rasa tidak bermasalah.

Memang, ada kemungkinan bahwa saya salah dalam hal ini. Bisa saja stempel yang digunakan pada perjanjian internasional berbeda dengan versi resmi (Stempel presiden Amerika memiliki beberapa versi tergantung tujuan penggunaan). Namun saya kira kemungkinannya akan sangat kecil. Penggunaaan kata "United States of America" sendiri tidak pernah ada di dalam stempel versi manapun. Yang ada hanya "United States".
Jadi, bukti pertama kita adalah masalah stempel kepresidenan Amerika yang tidak sesuai.
Sekali lagi, mungkin saya salah, mungkin juga tidak. Karena itu untuk menguatkan dugaan saya mengenai palsunya dokumen ini, saya akan memberikan bukti tambahan.
Bekas Cropping Pada Dokumen?
Jika kita melihat dengan baik salah satu screenshot dokumen yang ada, kita bisa melihat logo burung Garuda di atas dokumen sepertinya merupakan hasil sebuah cropping.

Lihat bekas seperti kotak pada burung Garuda tersebut. Apakah itu bekas cropping? Jika iya, maka sepertinya logo itu telah ditempel lewat photoshop.
Selain itu, logo burung Garuda tersebut berbeda dengan stempel resmi kepresidenan RI. Kita tidak pernah melihat ada logo resmi negara dengan sayap Garuda memotong lingkaran.
Desain semacam ini mirip dengan pajangan burung Garuda yang ada di kedutaan besar Republik Indonesia di Washington.
Tapi, ini adalah pajangan. Tentu saja berbeda dengan stempel resmi untuk dokumen. Apakah mungkin sang pemalsu dokumen telah meniru desain pajangan ini karena mengiranya sebagai versi resmi kepresidenan RI?
Nah, untuk yang satu ini, saya pun tidak mengatakan bahwa saya pasti benar. Bisa jadi kertas dokumen tersebut memang memiliki bentuk "kotak" seperti cropping. Dan bisa jadi juga saya salah dalam hal penggunaan logo resmi kepresidenan pada perjanjian internasional.
Untuk itu, saya akan memberikan bukti lainnya.
Tanda Tangan Sukarno

Dari dokumen Green Hilton Memorial tersebut, ada indikasi bahwa tanda tangan Presiden Sukarno berbeda dengan tanda tangan aslinya. Mari kita bandingkan tanda tangan Sukarno pada dokumen tersebut dengan tanda tangan asli yang kita miliki.
Ini adalah tanda tangan Sukarno yang asli yang diambil dari potongan Keppres No.129 tahun 1961 tentang penyederhanaan partai politik. 

Sedangkan ini adalah tanda tangan Sukarno pada dokumen Green Hilton.
Sedikit mengenai tanda tangan. Karena tanda tangan merupakan hasil dari tulisan tangan, maka hampir dipastikan bahwa tidak akan ada tanda tangan yang sama persis, bahkan walaupun yang menandatangani adalah orang yang sama. Kadang, mood yang berbeda bisa menghasilkan tanda tangan yang berbeda pula.

Tapi, ada satu yang selalu sama.
Yang saya maksud adalah cara dia menarik garisnya (stroke).
Tanda tangan sendiri adalah produk dari kebiasaan yang telah berlangsung selama puluhan tahun. Ketika seseorang membubuhinya di atas sebuah dokumen, ia tidak berpikir. Ia hanya menggoreskan penanya. Semuanya otomatis, sama seperti ketika kalian mengikat tali sepatu. Karena itu, cara dia menarik garis pasti akan sama pada setiap tanda tangan.
Jadi, jika kalian ingin memeriksa keaslian tanda tangan seseorang, periksalah tarikan garisnya. Jika berbeda, maka dipastikan bahwa tanda tangan tersebut telah dipalsukan, walaupun terlihat sangat mirip. 
Dalam kasus dokumen Green Hilton Memorial Agreement ini, jelas arah tarikan garis kedua tanda tangan berbeda.
Saya membuat alur tarikan garis untuk tanda tangan asli dan tanda tangan pada dokumen Green Hilton. kalian bisa melihat keduanya sangat jauh berbeda. Terlihat pada huruf "S", "K" dan "R".

Ini adalah alur tarikan garis pada tanda tangan asli.

Dan ini adalah alur tarikan garis pada dokumen Green Hilton Memorial


Bisakah kalian melihat perbedaannya?
Selain perbedaan pada tiga huruf tersebut, salah satu kesalahan yang paling fatal adalah kurangnya tanda titik dan garis pada tanda tangan Green Hilton Memorial. Kalian bisa memeriksa semua tanda tangan Sukarno. Titik dan garis pada ujung tanda tangan tersebut selalu ada. 
Pada dokumen yang satu lagi, titik dan garis ini muncul. Tapi, tarikan garis pada huruf "S" berbeda dengan yang satunya lagi.

Saya tidak akan heran dengan hal ini. Mereka yang meniru tanda tangan pasti hanya akan memiripkan tanda tangan tanpa peduli dengan alur tarikannya.
Selain masalah tarikan. Ada satu lagi yang menarik. Jika kalian teliti, pasti kalian sudah bisa menemukan perbedaan lainnya dari tanda tangan yang asli dan tidak.
Perhatikan kembali gambar tanda tangan asli dan tanda tangan pada Green Hilton Memorial. Bisakah kalian melihat perbedaannya?
Perbedaannya adalah pada nama penandatangan. Pada tanda tangan asli ditulis "Sukarno". Pada tanda tangan palsu ditulis "Soekarno". Sebuah kesalahan kecil yang dilupakan oleh sang pemalsu.
Soal ejaan ini, ada ceritanya.
Dalam buku Bung Karno penyambung lidah rakyat karya Cindy Adams yang terbit tahun 1965, disebutkan bahwa Presiden Sukarno sendirilah yang meminta namanya ditulis dengan "Sukarno" dan bukan "Soekarno". Ini dikarenakan pada tahun 1947, Indonesia sudah resmi menggunakan Ejaan Soewandi  yang salah satu cirinya adalah mengganti "OE" dengan "U". Jadi Sukarno ingin konsisten dengan perubahan itu.
Sang pemalsu tanda tangan mungkin melihat tanda tangannya dan membaca "Soekarno" sehingga ia ikut memberikan nama itu pada dokumen.
Masih kurang kuatkah buktinya?
Kalau begitu, saya berikan bukti yang terakhir.
Keberadaan Presiden Sukarno dan Kennedy
Sebuah dokumen resmi negara tidak boleh salah dalam pemberian tanggal. Dalam surat kelurahan, mungkin masih bisa. Tapi jelas tidak untuk perjanjian sekaliber Green Hilton Memorial ini.

Pada kasus Green Hilton Memorial, disebutkan bahwa dokumen tersebut ditandatangani pada tanggal 14 November 1963 di Jenewa, Swiss.

Kita bisa memeriksa keabsahannya dengan cara melacak keberadaan sang penandatangan. Dalam hal ini Presiden Sukarno dan Kennedy.

Lalu dimana Sukarno pada tanggal tersebut?

Memang susah melacak keberadaan Sukarno. Soalnya dokumentasi kita tidak cukup memadai. Namun ada indikasi kuat bahwa Sukarno tidak berada di Swiss.
Tahun 1960-an adalah tahun yang cukup rumit bagi Indonesia. Tahun 1962, Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah Asian Games ke-4. Karena Indonesia menjalin hubungan baik dengan Cina dan Palestina, maka Indonesia menolak keikutsertaan Taiwan dan Israel. Ini menyebabkan komite Olimpiade Internasional memberi sanksi kepada Indonesia.
Sukarno menjadi marah. Lalu ia memutuskan untuk menciptakan event tandingan semacam Olimpiade yang disebut Ganefo (Games of the New Emerging Forces). Sambil membawa semangat yang juga dibawa oleh gerakan non blok, Sukarno menekankan kekuatan Ganefo sebagai simbol pemberontakan terhadap kekuatan adidaya.
Nah, Ganefo pertama diadakan pada tanggal 10-22 November 1963. Acara tersebut dibuka langsung oleh Presiden Sukarno. Jadi pada tanggal 10 November, Sukarno masih ada di Jakarta. Tidak ada catatan mengenai keberadaannya pada tanggal 14 November.
Tapi pertanyaannya adalah: "Apakah dalam masa penyelenggaraan event yang dianggapnya sebagai simbol kekuatan negara-negara berkembang itu Sukarno mau pergi ke Swiss?
Saya rasa tidak.
Jadi, saya menduga bahwa Sukarno tidak berada di Swiss pada tanggal itu. Saya pun tidak bisa menemukan catatan perjalanannya ke Swiss pada tanggal tersebut.
Mungkin kalian masih belum puas dengan jawaban ini. Tunggu dulu. Masih ada Kennedy.
Sebenarnya pemalsu dokumen ini kurang teliti. Seharusnya mereka tahu bahwa gerak-gerik presiden Amerika dicatat dengan teliti dan didokumentasikan dengan sangat baik. Bahkan 50 tahun setelah itu, kita masih bisa melacaknya.
Dalam kasus ini mereka telah memilih tanggal yang salah. Dan ini fatal.
Pada tanggal 14 November 1963, Kennedy ternyata sedang berada di Washington, Amerika Serikat, dan tidak berada di Swiss. Saat itu ia memberikan konferensi pers dan menjawab pertanyaan berbagai wartawan. Kalian bisa melihatnya di situs JFK Library atau kalian juga bisa melihat rekamannya di linkyoutube berikut ini. 

Masih belum puas?
Baiklah, saya lanjutkan.
Pada tanggal 15 November 1963, Kennedy juga tidak ada di Swiss karena iamenghadiri konferensi AFL CIO di New York. AFL CIO adalah salah satu organisasi serikat buruh di Amerika.
Tapi tunggu dulu. Mungkin di antara kalian ada yang tidak puas lalu bertanya,"Bro enigma, apa yang dilakukan Kennedy sebelum ia konferensi pers pada tanggal 14 November?"
Pertanyaan bagus. Pada tanggal 13 November, Kennedy masih ada di Washington, menghadari acara dengan Resimen Black Watch of the Royal Highlanders. Kalian bisa melihat rekaman youtubenya disini.

Bagaimana? bukankah ini membuktikan bahwa pada tanggal 13,14 dan 15 November 1963 Kennedy tidak berada di Swiss? Jadi bagaimana caranya ia menandatangani dokumen Green Hilton Memorial tersebut?
Indikasi stempel kepresidenan Amerika yang palsu, kemungkinan cropping pada dokumen, tanda tangan Sukarno yang juga terindikasi dipalsukan dan Presiden Kennedy yang jelas tidak berada di Swiss pada tanggal ditandatanganinya dokumen itu. Apakah bukti-bukti ini masih kurang kuat?

Memang yang namanya manuasia tidak akan pernah puas dengan apa yang telah didapatnya,semoga bacaan diatas bisa menyadarkan para pemburu harta itu,amin.

Semoga bermanfaat
Sumber : diolah dari berbagai sumber

Tuesday, August 18, 2015

NKRI adalah Negara Kesatuan Republik Indonesia

Mumpung masih agustusan dan masih dalam euforia kemenangan merasa bebas setelah dijajah 350th oleh bangsa asing eehhh....kok malah ada orang-orang dari bangsa sendiri yang pingin merubah NKRI jadi sesuai keinginan mereka huft....... Ingat "Pendapat boleh beda yang penting pake akal sehat plus waras "

Kenapa sih kok pinging banget ngerubah bangsa ini ?Apa gak seneng kalo liat masyarakatnya sudah bisa sholat dengan tenang di masjid ?Apa yang salah kalo umat nashrani pergi ke gereja tiap jumat dan minggu?Apa nggak seneng liat umat Hindu merayakan galungan,nyepi,saraswati Dan pagerwesi ?mungkin juga kakinya gringgingen (kesemutan) kalo liat umat budha beribadah di borobudur ?ato mungkin kepalanya pusing 100 keliling kalo liat umat orang khong hu chu pergi ke klenteng sambil bawa dupa ? Memang orang-orang aneh....ini Indonesia bro !!! Negara dengan beribu suku Dan budaya beribu bahasa Dan kebiasaan Dan masih ada ribuan perbedaan yang seharusnya di hormati Dan disatukan tanpa harus menyakiti orang lain.

Buat ormas Islam yang merasa "diatas" nih baca ya

4 Fatwa mengenai masa'il asasiyah wathoniyah (masalah asasi keagamaan dan kenegaraan)Sunting

  • Fatwa peneguhan bentuk dan eksistensi NKRI sudah final
  • Fatwa tentang perlu adanya harmonisasi kerangka berpikir keagamaan dalam konteks kebangsaan
  • Fatwa tentang penyamaan pola pikir dalam masalah-masalah keagamaan
  • Fatwa untuk mensinergiskan seluruh ormas Islam dalam masalah keagamaan
Sumber wwikipedia (https://id.m.wikipedia.org/wiki/19_Fatwa_MUI_(Mei_2006)

G usah deh ngomong agama kalo cuma intinya menuruti jawa nafsu sendiri,bukan kah dalam Islam tiap tahun sudah dilatih untuk menahan hawa nafsu selama 1 bulan yaitu saat Ramadhan? Bukankah Islam adalah agama Rahmatan Lil alamin ?bahkan sang Nabi Agung Muhammad saw sangat menghormati pemeluk agama lain yang berada diwilayah kekuasaannya dengan tidak asal ngomong,tidak membuat resah masyarakat meskipun hanya dengan omongan atau bercandaan.Come on bro buka hati buka otak jangan lagi deh sampe kayak gini : 




Jangan dikira cuman gambar diatas aja yang mereka lakukan,masih banyak lagi....(Cari sendiri ya....tanya omm gugle)

Tapi memang Islam dipelihara Allah SWT dari orang-orang yang merasa "diatas" . Banyak ulama-ulama sepuh yang ilmunya (menurut saya pribadi) lebih mendalam,lebih ngayomi Dan tahu akan sejarah perjuangan bangsa ini menyatakan pernyataan seperti berikut : 

https://muslimedianews.wordpress.com/2014/02/18/ulama-haram-hukumnya-ikut-hizbut-tahrir-indonesia-hti/ )


( http://www.sarkub.com/2015/menghormat-bendera-merah-putih-haram/?print=print )

Kebebasan berpendapat,berkumpul/organisasi boleh Dan sah tapi ingat kebebasan itu dibatasi oleh hak orang lain .jangan asal bunyi,asal nyelonong aja kayak di rumah kosong.Rumah ini Indonesia namanya banyak orang didalamnya hendaknyalah saling hormat menghormati,saling kasih,sailing asah dan asuh Dan jika belum bisa begitu lebih baik diam.

Saya Muslim (penulis) Dan saya bangga dengan itu 






Semoga bermanfaat
Source : diolah Dari berbagai sumber termasuk perasaan Dan pikiran penulis

Wednesday, August 12, 2015

Burung dara (1)

BAB 1 Sejarah Burung Merpati dan Dara

Merpati dan Dara termasuk dalam famili Columbidae dari ordo Columbiformes, yang mencakup sekitar 300 spesies burung kerabat pekicau. Dalam percakapan umum, istilah "Dara" dan "Merpati" dapat saling menggantikan. Dalam praktik ornitologi, terdapat suatu kecenderungan "Dara" digunakan untuk spesies yang lebih kecil dan "Merpati" untuk yang lebih besar, namun hal ini tidak secara konsisten diterapkan, dan secara historis nama umum untuk burung-burung tersebut memiliki banyak variasi antara istilah "Dara" dan "Merpati." Famili ini terdapat di seluruh dunia, namun varietas terbesar terdapat di Indomalaya dan Ekozona Australasia. Dara dan merpati muda disebut "squabs."

Merpati dan dara adalah burung berbadan gempal dengan leher pendek dan paruh ramping pendek dengan cere berair. Spesies yang umumnya dikenal sebagai "merpati" adalah merpati karang liar, umum digunakan di banyak kota.
Dara dan merpati membangun sangkarnya dari ranting dan sisa-sisa lainnya, yang ditempatkan di pepohonan, birai, atau tanah, tergantung spesiesnya. Mereka mengerami satu atau dua telur, dan kedua induknya sangat memedulikan anaknya, yang akan meninggalkan sangkarnya setelah 7 hingga 28 hari. Dara makan biji, buah dan tanaman. Tidak seperti kebanyakan burung lainnya (namun lihat juga flamingo), dara dan merpati menghasilkan "susu tembolok." Kedua jenis kelamin menghasilkan zat bernutrisi tinggi ini untuk memberi makan anaknya. Sumber berita Wikipedia.

Di Indonesia sendiri merpati dan dara banyak macamnya dan sudah di pelihara sejak puluhan tahun lamanya. Beberapa pemanfaatan burung merpati dan dara di Indonesia di bagi dalam 3 pemanfaatan utama yaitu :
  1. Sebagai burung peliharaan yang di lihat keindahan dan di dengarkan suaranya, karena beberepa jenis merpati dan dara memiliki nilai yang exotic dari bentuk fisik, pola warna bulu, dan suara yang merdu, sehingga banyak peternak membudidayakan merpati dan dara sebagai peliharaan kesayangan. Untuk mewadahi hal yang berikut banyak ajang kontes yang di lakukan baik keindahan fisik maupun kontes keindahan suara.
  2. Sebagai burung peliharaan yang di manfaatkan keahlian atau kemampuan terbangnya di udara. Dalam hal ini burung merpati dan dara di pelihara sebagai burung yang di nilai dari keahlian, kepintaran mereka dalam soal terbang, bahkan ada berbagai ajang perlombaan untuk wadah ini seperti, Getakan, Tota’an, Kentong, Tomprong, Kolong, Balap dan lain lainnya.
  3. Sebagai burung peliharaan yang dimanfaatkan sebagai sumber konsumsi selain Ayam, Bebek dan Puyuh. Banyak merpati dan dara yang di potong sebagai kebutuhan konsumsi masyarakat, di karenakan sifat produktifitaasnya yang cepat dan populasinya yang banyak sehingga masyarakat kita menjadikannya sebagai merpati dan dara potong.

Selain sifat merpati dan dara yang jinak, bentuk fisik yang menarik, dan pola warna yang exotic banyak peternak menjadikan merpati dan dara sebagai koleksi untuk kesenangan dan hobby. Para penghobby biasanya memelihara lebih dari satu jenis burung merpati dan dara sebagai koleksi mereka.

BAB. 2 Nama Nama Merpati Lokal Indonesia

Dari berbagai macam  jenis merpati yang di budidaya ternyata di Indonesia terdapat berbagai varian merpati local yang telah di budidayakan sejak puluhan tahun. Dan jenis merpati ini ada beberapa ras yang populasinya mulai langka dan daerah penyebarannya mulai pudar dari waktu ke waktu. Oleh sebab itu mungkin mulai waktu ini kita pertahankan keberadaan merpati merpati local kita di negeri sendiri. Berdasarkan warna, bentuk fisik, dan fungsi pemanfaatan keahlian dari merpati local Indonesia yang ada kita bisa mengkelompokkan dan menamai merpati tersebut berdasar daerah penyebaran dan populasi hidupnya, dan merpati local Indonesia tersebut antara lain:

1. JOWO SUNGUT / MAGELLEN

Pemarah yang tampak gagah mungkin julukan itu pantas di miliki oleh Merpati Jowo Sungut. Dikarenakan merpati ini memiliki mata merah darah kental , bulu  tegak yang menyerupai kumis di pangkal hidungnya dan tatapan mata yang garang, menanbah ke exotikan merpati Jowo Sungut. Merpati ras Jowo Sungut banyak di pelihara oleh penghobby di karenakan selain wajahnya yang garang dia juga seekor merpati yang memiliki sifat pulang kandang / Homming yang bagus. Biasanya penghobby memelihara Jowo Sungut di kandangkan bersama dengan Merpati POS racing. Merpati ini memiliki beberapa ciri fisik yang tidak boleh di tinggalkan sebagai ras JOWO SUNGUT. Penghobby selalu fanatic sekali dalam soal seleksi merpati peliharaanya. Dan daerah penyebarannya banyak di daerah Jawa Tengah terutama di Magelang, Jogjakarta, Bantul, Kebumen, Solo dan daerah sekitarnya. Ciri ciri fisik seekor JOWO SUNGUT bisa kita pelajari bersama seperti di bawah ini: 



Ciri fisik Ras Jowo Sungut bisa dibagi pada tiga faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari tiga faktor itulah yang paling diharapkan seorang peternak.

 1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 
  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek dan kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam  
  • Pangkal hidung di penuhi bulu bulu pendek yang tegak dan banyak yang menyerupai kumis halus / sungut (Ciri Khas dari merpati Jowo Sungut) 
  • Bentuk dan Ukuran Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam
  • Warna mata merah darah kental atau dikenal dengan sebutan mata Jawa
  • Kelopak mata Berwarna hitam
  • Tatapan mata yang tajam, sehingga bururng kelihatan buas
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar, Gagah membentuk perpaduan Sudut lancip dan Busur lingkaran yaitu dari ujung paruh sampai atas mata melancip dan mulai atas mata sampai tengkorak belakang mulai melengkung (seperti buah pinang) dan tidak ada tonjolan pada pangkal hidung (Ciri Khas dari merpati Jowo Sungut)
  • Kombinasi yang serasi, tidak terputus antar keduanya dan terpotong oleh bentuk sungut

2. TUBUH 
  • Ukuran tubuh dan leher besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping
  • Warna bulu seluruh tubuh hitam legam dan mengkilap atau tidak pudar, tidak keluar garis warna bar
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap
  • Keseluruhan kondisi bagus


3. KAKI
  • Warna kulit kaki merah / hitam bersih mengkilap
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna 


Note :
  • Untuk kombinasi warna paruh dan kuku semuanya  warna hitam memiliki nilai plus
  • Pangkal hidung memiliki garis SUNGUT yang jelas memiliki nilai plus
  • Motiv warna lain, pada kulit kaki selain merah adalah hitam memiliki nilai plus



Ciri fisik Jowo sungut yang di hindari dari seorang
Penghobby :

  1. Tidak terdapat garis bulu Sungut / kumis  pada pangkal hidung merpati
  2. Warna tidak hitam mulus, pucat/pudar, atau ada bercak putih / warna lainnya
  3. Warna paruh ada warna lain selain hitam, ukuran terlalu panjang
  4. Warna mata tidak merah darah kental
  5. Warna kuku pada kakinya ada warna lain selain hitam 
  6. Merpati Jowo Sungut tidak selalu berwarna hitam saja akan tetapi ada varian warna lain selain hitam, yaitu Megan, Blorok / kombinasi antara hitam dan putih, dan mungkin Gambir / brown. Akan tetapi dari berbagai varian warna tersebut yang paling banyak di ternakkan adalah warna hitam, dan terlepas dari asli atau palsu coba kita berpegang pada salah satu pertanyaan “Mungkin tidak merpati hanya memiliki satu varian warna”. Kenyataan yang ada di lapangan dari segi kwalitas dan bentuk fisik yang di miliki Merpati Jowo Sungut berwarna selain Hitam masih di bawah kwalitasnya di banding Jowo Sungut warna hitam.    


2. BRONGSONG

Si tembem yang menawan julukan ini patut di berikan untuk Merpati Brongsong, Merpati jenis ini merupakan termasuk merpati terbang tinggi / high flying. Merpati Brongsong keberadaannya sudah mulai langka dan jarang orang memelihara jenis ini karena selain makanannya banyak mereka termasuk merpati yang di maanfaatkan untuk konsumsi. Dikarenakan posturnya yang besar dan tingkat produktifitasnya yang cepat serta mudah beradaptasi di daerah Tropis. Daerah penyebarannya ada di daearah Jawa Timur terutama di daerah Kediri, Tulungagung, Blitar.


Ciri fisik seekor merpati Brongsong bisa dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Badan, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 

  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek, kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*) 
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam 
  • Warna mata merah darah kental / mata Jawa 
  • Bentuk dan Ukuran Kucir / Jambul Tebal, Melingkar separuh lingkaran (Ciri Khas Merpati Brongsong) 
  • Bentuk dan Ukuran kepala yang Besar dan gagah, pada bagian dahi kepala kelihatan cembung atau kelihatan nonong, jika di pegang kepalanya di tekuk ke bawah seperti di sembunyikan / menunduk (Ciri Khas Merpati Brongsong) 
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas
  • Kombinasi Keseluruhan yang serasiserasi


2. LEHER
  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah 
  • Bulu di bagian pipi / dibawah mata membelah horisontal sampai kebelakang kucir/jambul (Ciri Khas Merpati Brongsong) 
  • Terdapat gurat dada horizontal pada bulu lehernya dari bawah dagu sampai atas tembolok (Ciri Khas Merpati Brongsong) 


3. TUBUH 

  • Ukuran tubuh besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping 
  • Warna bulu sayap Blorok / kombinasi, Hitam + Putih / Coklat + Putih. Pada bagian ini Brongsong tidak memiliki pola warna Khusus, akan tetapi lebih di utamakan yang memiliki marking / berpola lebih memiliki nilai (+) Plus, Misal: Bagian kepala sampai bawah tembolok warna Merah / coklat atau hitam / Megan dengan warna bulu badan, ekor, sayap  mulus putih.(**) 
  • Warna bulu leher metalik Biru/Hijau atau Coklat (***) 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap 
  • Keseluruhan kondisi bagus, 


4. KAKI
  • Warna kulit kaki merah bersih atau hitam mengkilap   
  • Terdapat garis bulu pendek dibagian luar dan dalam kakinya / di tumbuhi bulu halus yang tidak bertangkai / SODO (Ciri Khas Merpati Brongsong) 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*) 

Note :

(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku selain warna hitam ada warna lain yaitu putih dan serasi dengan warna kuku yang putih maka kondisi fisik ini memiliki nilai plusplus

(**) Motiv warna lain, pada bulu tubuh, sayap, dan ekor berwarna putih mulus ini juga memiliki nilai plus

(***) Motiv warna lain, pada bulu kepala sampai leher ngalung ke tembolok lurus sampai tengkuk  berwarna Coklat metalik/ Hijau metalik ini memiliki nilai plus

Ciri ciri fisik yang di hindari seorang penghobby:
  • Ukuran paruh besar dan panjang
  • Warna Tubuh tidak Blorok cenderung ke satu warna hitam atau megan
  • Ukuran jambul tidak Tebal dan melingkar 
  • Tidak terdapat garis bulu vertical di bagian pipi bawah mata sampai ke belakang jambul
  • Tidak terdapat garis bulu horisontan pada bagian dada dari bawah dagu sampai tembolok


3. SONGKOP LANDUNG

Merpati yang anggun dan cantik menyandang julukan untuk si Songkop. Jenis ini banyak di pakai sebagai merpati Tota’an di daeraj Jember dan lumajang. Bentuk muka antara si jantan dan betina kelihatan anggung tidak terlihat wajah sangar dan garang jika di banding dari merpati sebelumnya. 



Penentuan ciri fisik untuk Ras Songkop dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 
  • Bentuk dan Ukuran Paruh panjang berwarna hitam / Coklat paruh memanjang dan lancip seperti anak panah (*) 
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar, Gagah
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan berwarna putih (*) 
  • Dahi kepala yang sedikit cembung kelihatan melingkar,  dari pangkal paruh sampai ke belakang
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas
  • Warna mata yaitu merah / kuning, dan ada warna lain yaitu hitam (*)
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas
  • Kombinasi dari kesemuanya yang serasi 

2. LEHER 
  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah, bentuk dada lebar dan kekar 
  • Warna bulu leher dari ujung kucir sampai bawah tembolok atau bawah dada  berwarna megan / Coklat (Merah Bata) harus bentuk sempurna/simetris  dan warna bulu pada bagian belakang leher bagian atas sampai badan dan sayap kecuali ekor berwarna putih bersih, terdapat gradasi / garis warna di bagian tembolok yang melingkar sampai ke belakang ujung kucir / jambul (Ciri Khas) (**) 

3. TUBUH 
  • Ukuran tubuh besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping
  • Warna bulu pada tubuh, dan sayap, bersih mulus berwarna putih (Ciri Khas) 
  • Warna bulu pada ekor bersih berwarna Megan / Coklat (merah bata)  (Ciri Khas) (***) 
  • Posisi berdiri datar membentuk sudut kurang lebih 70⁰ - 80⁰, dan tegap
  • Keseluruhan kondisi bagus,
  • KAKI 
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap dan berbulu putih bersih yang lebat (Ciri Khas)
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna tidak terlalu menekuk(*)



Note :
(*) Untuk kombinasi warna paruh, mata dan kuku dan pangkal hidung selain warna hitam ada warna lain yaitu putih dan ketiganya ini serasi dengan warna bulu hitam / megan dll nilai poin seri

 (**) Motiv warna bulu Megan / Coklat pada gradasi warna tidak boleh lebarnya melebihi atau kurang dari itu

(***) Motiv warna lain, pada bulu ekor berwarna megan atau Coklat (merah bata) atau lainnya mulus mengkilap maka nilai poin seri

Catatan Khusus : Jika terdapat perbedaan warna pada bulu leher dan warna bulu pada ekor yang tidak se warna / seragam memiliki nilai (+) Plus tersendiri dengan tambahan poin 25 poin




4. WULUNG






Pendahuluan: penilaian untuk Ras Wulung dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA

  • Bentuk dan Ukuran Paruh panjang berwarna putih atau pink (merah muda) memanjang dan lancip seperti anak panah (*) 
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar, Gagah 
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan berwarna merah muda
  • Dahi kepala yang sedikit cembung kelihatan melingkar,  dari pangkal paruh sampai ke belakang 
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas 
  • Warna mata sesuai dengan warna bulu yaitu merah / kuning, dan ada warna lain yaitu hitam (*) 
  • Terdapat klep mata / kelopak mata yang lebar berwarna merah muda (Ciri Khas) 
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas 
  • Kombinasi dari kesemuanya yang serasi 

2. LEHER

  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah, bentuk dada lebar dan kekar 
  • Warna bulu leher keatas putih bersih, terdapat gradasi / garis warna di bagian tembolok yang melingkar sampai ke belakang di pangkal tengkuk  (Ciri Khas) (**) 

3. TUBUH

  • Ukuran tubuh besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping
  • Warna bulu tubuh, sayap, dan ekor bersih mulus berwarna coklat / merah bata (Ciri Khas) (***) 
  • Posisi berdiri datar membentuk sudut kurang lebih 70⁰ - 80⁰, dan tegap
  • Keseluruhan kondisi bagus,

4. KAKI

  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap tidak berbulu / ada yang memiliki bulu lebat 
  • Kuku berwarna putih / merah muda, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna tidak terlalu menekuk(*) 


Note :

(*) Untuk kombinasi warna paruh, mata dan kuku selain warna putih ada warna lain yaitu hitam dan ketiganya ini serasi dengan warna bulu hitam / megan dll nilai poin seri

 (**) Motiv warna bulu putih pada gradasi warna tidak boleh lebarnya melebihi atau kurang dari itu

(***) Motiv warna lain, pada bulu tubuh, sayap, dan ekor berwarna hitam, megan atau lainnya mulus mengkilap maka nilai poin seri


5. PAJER




Pendahuluan: penilaian untuk Ras Pajer dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 

  • Paruh panjang, dan pipih berwarna putih atau pink (merah muda) (*)
  • Kecil, pipih dan moncong memanjang seperti ada jarak yang jauh antara paruh dan bagian mata (Ciri Khas) 
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan berwarna merah muda dan di pangkal hidungnya (Pial) di tumbuhi bulu alus dan tertutup semua yang seperti gundukan kecil / sungut (Ciri Khas) 
  • Dahi kepala yang datar kelihatan memanjang, dari pangkal paruh terdapat gundukan bulu halus atau seperti sungut 
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas 
  • Warna mata hitam 
  • Kelopak mata yang lebar berwarna merah muda (Ciri Khas) (*) 
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas melebihi tinggi kepalanya (Ciri Khas) 
  • Kombinasi dari kesemuanya yang serasi 

2. LEHER 
  • Bentuk dan ukuran leher serasi dengan tubuh yaitu langsing dan panjang / kelihatan jangkung bentuk dada lebar dan kekar 
  • Warna bulu leher keatas putih bersih, sampai denagan sayap kecuali ekor 

3. TUBUH 
  • Ukuran tubuh dan leher kecil ramping dan panjang atau jangkung (Ciri Khas) 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya hampir sama dengan anjang ekor (**) 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping 
  • Warna bulu tubuh, sayap, dan leher bersih mulus berwarna putih (Ciri Khas) (***) 
  • Warna bulu ekor bersih, dari ujung sampai pangkal berwarna hitam/megan/coklat (Ciri Khas) (****) 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap 
  • Keseluruhan kondisi bagus, 

4. KAKI 
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap berbulu lebat sampai ke ujung jari jarinya (Ciri Khas) 
  • Bentuk kaki panjang / kelihatan jangkung 
  • Kuku berwarna putih / merah muda, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna tidak terlalu menekuk (*) 


Note :
(*) Untuk kombinasi warna paruh, kelopak mata dan kuku selain warna putih ada warna lain yaitu hitam dan ketiganya ini serasi dengan warna bulu hitam / megan dll nilai poin seri

(**) Memiliki nilai PLUS jika bentuk sayap yang lebar dan panjang

(***) Motiv warna bulu selain putih ada kontes tersendiri

(****) Motiv warna bulu ekor cerah karena kita mengacu pada Pajer Ekor berwarna




6. BANGGET



Pendahuluan: penilaian untuk Ras Bangget dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Badan, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 
  • Bentuk dan Ukuran Paruh sedang, agak panjang, berwarna hitam terang/ tidak kusam (*)
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam  
  • Warna mata merah darah kental / mata Jawa 
  • Bentuk dan Ukuran Kucir / Jambul kecil , tidak melingkar (Ciri Khas)  
  • Bentuk dan Ukuran kepala yang Besar dan gagah 
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas 
  • Kombinasi Keseluruhan yang serasi 

2. LEHER 
  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah 
  • Warna bulu pada leher kelihatan terang dan mengkilap metalik Biru/Hijau terdiri dari warna coklat / Hitam (**) 


3. TUBUH 
  • Ukuran tubuh besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping 
  • Warna bulu sayap Blorok / kombinasi, Hitam + Putih / Coklat + Putih. Pada bagian ini Ras Bangget tidak memiliki pola warna Khusus, akan tetapi lebih di utamakan yang memiliki marki/ berpola lebih memiliki nilai +, Misal : Bagian kepala sampai bawah tembolok warna Merah/ coklat atau hitam/ Megan dengan warna bulu badan mulus putih.(***) 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap
  • Keseluruhan kondisi bagus,


 4. KAKI 
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap 
  • Terdapat / di tumbuhi bulu lebat (Ciri Khas) 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*) 

Note :
(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku selain warna hitam ada warna lain yaitu putih nilai poin seri

(**) Motiv warna lain, pada bulu kepala sampai leher ngalung ke tembolok lurus sampai tengkuk  berwarna Coklat metalik/ Hijau metalik nilai poin seri

(***) Motiv warna lain, pada bulu tubuh, sayap, dan ekor berwarna putih mulus nilai poin seri

7. KREY





Pendahuluan: penilaian untuk Ras Krey dibagi pada tiga faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari tiga faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA

  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek dan kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*)
  • Pangkal hidung di penuhi bulu bulu pendek yang tegak dan banyak yang menyerupai kumis halus / sungut (Ciri Khas) (**)
  • Bentuk dan Ukuran Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna agak hitam bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam 
  • Warna mata merah ke hitam – hitaman / mata Jawa 
  • Kelopak mata Berwarna hitam legam (Ciri Khas) 
  • Tatapan mata yang tajam, sehingga burung kelihatan buas 
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar berbentuk oval, Gagah 
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas / Jambul Garuda (Ciri Khas) 
  • Kombinasi semuanya yang serasi 

2. TUBUH

  • Ukuran tubuh dan leher besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor serta warna bulunya hitam 
  • Bentuk ekor lurus,  mengumpul dan bagian ujung agak mengembang sedikit ke samping dan warna bulunya hitam (Ciri Khas) 
  • Warna bulu seluruh tubuh coklat gelap mulus dan mengkilap atau tidak pudar
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap 
  • Keseluruhan kondisi bagus,

3. KAKI

  • Warna kulit kaki merah kehitaman / hitam bersih mengkilap dan tidak memiliki simbar pada kakinya (***) 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*)

Note :
(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku semuanya  warna hitam memiliki nilai plus

(**) Pangkal hidung memiliki garis SUNGUT halus yang jelas memiliki nilai plus

(***) Motiv warna lain, pada kulit kaki selain merah adalah hitam memiliki nilai plus, dan pada poin ini ada Melati jenis kaki tidak bersimbar / berbulu dan ada Melati jenis kaki bersimbar.

DISQUALIFICATIONS:

  1. Tidak terdapat garis bulu Sungut / kumis  pada pangkal hidung merpati
  2. Warna tidak coklat mulus, pucat/pudar, 
  3. Warna paruh ada warna lain selain hitam, ukuran terlalu panjang
  4. Kelopak mata tidak berwarna hitam legam
  5. Warna Bulu sayap dan ekor tidak hitam gelap
  6. Warna kuku pada kakinya ada warna lain selain hitam 


8. KETER





Pendahuluan: penilaian untuk Ras Keter dibagi pada empat faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Leher, Badan, dan Kaki. Keseimbangan dari empat faktor itulah yang paling diharapkan.


1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 

  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek, kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*) 
  • Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam 
  • Warna mata merah darah kental / mata Jawa
  • Bentuk dan Ukuran Kucir / Jambul Tebal, Melingkar separuh lingkaran (Ciri Khas) 
  • Bentuk dan Ukuran kepala yang Besar dan gagah, pada bagian dahi kepala kelihatan cembung atau kelihatan nonong, jika di pegang kepalanya di tekuk ke bawah seperti di sembunyikan / menunduk 
  • Tatapan mata yang tajam burung kelihatan buas
  • Kombinasi Keseluruhan yang serasi 


2. LEHER 

  • Bentuk dan ukuran leher besar kelihatan gagah 
  • Bulu di bagian pipi / dibawah mata membelah horisontal sampai kebelakang kucir/jambul (Ciri Khas) 


 3. TUBUH 

  • Ukuran tubuh besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor 
  • Bentuk ekor lurus dan mengumpul tidak mengembang ke samping 
  • Warna bulu sayap, ekor, dan tubuh adalah full / solid 1 warna, pada bagian ini Keter memiliki pola warna yang khusus yaitu Coklat / Gambir, Blue Bar/ Megan, Hitam, dan Putih.(**) 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap 
  •  Keseluruhan kondisi bagus, 


4. KAKI 
  • Warna kulit kaki merah bersih mengkilap 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari-jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*) 

Note :

(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku selain warna hitam ada warna lain yaitu putih nilai poin seri

(**) Motiv warna pada Ras Keter hanya solid satu warna 

DISQUALIFICATIONS:
  1. Ukuran paruh besar dan panjang
  2. Ukuran jambul tidak Tebal dan melingkar 
  3. Tidak terdapat garis bulu vertical di bagian pipi bawah mata sampai ke belakang jambul
  4. Adanya tanda burung sakit: batuk, pilek, goam, diare, dsb;
  5. Adanya tanda burung cacat : kaki berselaput, rahang bengkok, dan cacat lainnya;
  6. Adanya parasite di tubuh: kutu, tungau, dsb.


9. MELATI






Pendahuluan: penilaian untuk Ras Melati dibagi pada tiga faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari tiga faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 

  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek dan kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*) 
  • Pangkal hidung di penuhi bulu bulu pendek yang tegak dan banyak yang menyerupai kumis halus / sungut (Ciri Khas) (**)
  • Bentuk dan Ukuran Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam 
  • Warna mata merah ke hitam – hitaman / mata Jawa 
  • Kelopak mata Berwarna hitam legam (Ciri Khas) 
  • Tatapan mata yang tajam, sehingga burung kelihatan buas 
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar berbentuk oval, Gagah 
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas 
  • Kombinasi semuanya yang serasi 

2. TUBUH
  • Ukuran tubuh dan leher besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor  
  • Bentuk ekor lurus,  mengumpul dan bagian ujung agak mengembang sedikit ke samping (Ciri Khas) 
  • Warna bulu seluruh tubuh putih mulus dan mengkilap atau tidak pudar 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap
  • Keseluruhan kondisi bagus, 

3. KAKI 

  • Warna kulit kaki merah / hitam bersih mengkilap  atau ada yang memiliki simbar tebal pada bagian kaki (***) 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*)

Note :

(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku semuanya  warna hitam memiliki nilai plus

(**) Pangkal hidung memiliki garis SUNGUT halus yang jelas memiliki nilai plus

(***) Motiv warna lain, pada kulit kaki selain merah adalah hitam memiliki nilai plus, dan pada poin ini ada Melati jenis kaki tidak bersimbar / berbulu dan ada Melati jenis kaki bersimbar. 

DISQUALIFICATIONS:

  1. Tidak terdapat garis bulu Sungut / kumis  pada pangkal hidung merpati
  2. Warna tidak putih mulus, pucat/pudar, atau ada bercak hitam / warna lainnya
  3. Warna paruh ada warna lain selain hitam, ukuran terlalu panjang
  4. Kelopak mata tidak berwarna hitam legam
  5. Warna kuku pada kakinya ada warna lain selain hitam 
  6. Adanya tanda burung sakit: batuk, pilek, goam, diare, dsb;
  7. Adanya tanda burung cacat : kaki berselaput, rahang bengkok, dan cacat lainnya;
  8. Adanya parasite di tubuh: kutu, tungau, dsb.



10. KUPU-KUPU




Pendahuluan: penilaian untuk Ras Kupu Kupu sebenarny biasa saja tidak ada cirri fisik atau pola warna khusus untuk merpati ini akan tetapi merpati ini termasuk ras yang memiliki keahlian khusus dalam soal terbang. Ada 2 penggolongan sementara untuk ras ini yaitu : 

a) Merpati Kupu Kupu Metaraman adalah merpati Kupu Kupu yang memiliki keahlian terbang vertical diudara secara bergerombol dengan posisi tubuh condong ke depan kurang lebih 70 ⁰ dan kepakan sayap mengarah ke depan serta arah terbang tetap atau terbang di tempat bahkan bias naik dan turun mirip pesawat Helikopter.

b) Merpati Kupu Kupu Biasa / Bukan Metaraman adalah merpati yang memiliki keahlian terbang yang sama persis dengan merpati Kupu Kupu Metaraman hanya saja yang membedakan adalah posisi tubuhnya datar / tidak vertical condong 70 ⁰ hanya mirip gaya posisi badan merpati pada umumnya.

Kedua Merpati Kupu Kupu ini selain memiliki nilai ke indahan dalam Terbang untuk kontes keahlian dia juga memiliki keindahan dalam bentuk fisik untuk kontes keindahan dalam hal ini pembagian penilaiannnya sama juga pada merpati local pada umumnya, dalam hal ini di bagi pada tiga faktor utama yaitu: Bentuk dan Ukuran Kepala, Tubuh, dan Kaki. Keseimbangan dari tiga faktor itulah yang paling diharapkan.

1. BENTUK DAN UKURAN KEPALA 

  • Bentuk dan Ukuran Paruh pendek dan kecil seperti butir biji padi, berwarna hitam terang / tidak kusam (*) 
  • Bentuk dan Ukuran Hidung kecil tidak mengembang, permukaanya berwarna putih bersih dengan pangkal hidung kelihatan hitam 
  • Warna mata merah ke hitam – hitaman / mata Jawa 
  • Kelopak mata Berwarna hitam legam (*) 
  • Tatapan mata yang tajam, sehingga burung kelihatan buas 
  • Ukuran Tengkorak Kepala yang Besar berbentuk oval, Gagah 
  • Jambul kecil tidak melingkar, hanya di bagian belakang dan mengarah ke satu titik atas 
  • Kombinasi semuanya yang serasi 


2. TUBUH 

  • Ukuran tubuh dan leher besar, kekar 
  • Bentuk kedua sayap simetris kebelakang, dan panjangnya tidak melebihi panjang ekor  
  • Bentuk ekor lurus,  mengumpul dan bagian ujung agak mengembang sedikit ke samping dan jika merpati di pegang maka ekor merpati akan mengembang tegak ke atas seperti kipas (Ciri Khas) 
  • Warna bulu bervariasi, ada yang Megan ( Blue Bar), Hitam, Putih, kombinasi antar kedua warna yang ada dan mengkilap atau tidak pudar, Adapun warna yang langka adalah Gambir (Coklat) / brown 
  • Posisi berdiri 45⁰, dan tegap 
  • Keseluruhan kondisi bagus,


3. KAKI 

  • Warna kulit kaki merah / hitam bersih mengkilap, jarang ada merpati Kupu Kupu yang berbulu kaki atau simbar (**) 
  • Kuku berwarna hitam, Bentuk tulang jari jari keseluruhan simetris dan kokoh berdiri sempurna (*) 


Note :

(*) Untuk kombinasi warna paruh dan kuku semuanya  warna hitam semua atau putih semua memiliki nilai plus, 

 (**) Motiv warna lain, pada kulit kaki selain merah adalah hitam memiliki nilai plus, dan pada poin ini jika ada Kupu Kupu yang bersimbar memiliki nilai plus. 







Semoga bermanfaat
Sumber : ki amat (Amat Nuryanto)